Bermalam di Pantai Kondang Merak

     Hari itu aku dan ke empat temanku berencana untuk refreshing karena tugas kuliah yang mencekik kehidupanku. Kami merencanakan untuk berlibur ke pantai, tapi pantai mana yang bisa dipakai bermalam dengan tenda didaerah malang. Setelah mencari-cari di internet, akhirnya kami menemukan sebuah pantai yang masih sepi pengunjung(ya gak sepi-sepi banget sih) di daerah malang selatan yaitu pantai kondang merak. Kenapa dinamakan kondang merak menurut info yang saya dengar katanya pantai ini memiliki muara yang mempertemukan air tawar dan laut (kondang) yang dahulu banyak dihuni burung merak. Nah pada tahun 1980-an, burung merak mulai punah karena banyaknya penangkapan liar yang terjadi didaerah itu.


Pas hari-h kami berempat memulai perjalanan dari surabaya pada pagi hari sekitar jam 10-an. Dengan persiapan yang cukup matang kami langsung menuju ke malang dengan mengendarai motor. Kami tiba di malang sekitar jam 2 dan kami pun beristirahat sejenak. Lalu kami melanjutkan perjalanan kami ke malang selatan, sebenarnya kami gak terlalu tau tempat pantai kondang merak, tapi kami tau jalan menuju pantai balekambang dan katanya pantai kondang merak dekat dengan pantai balekambang tinggal belok kanan untuk ke pantai kondang merak dan lurus untuk ke pantai balekambang. Mulai dari tikungan ini jalannya sangat sangat tidak enak, off road sekali alias masih tanah dan bebatuan belum diaspal. Kami lewat situ pas udah mulai gelap juga jadi medeni(menakutkan) sekali, apalagi kanan dan kiri hutan jadi tambah pas untuk membuat suasana yang mencekam.

Setelah hampir satu jam perjalanan kami akhirnya sampai di pantai kondang merak, oh iya jangan lupa isi bensin dulu untuk motor sebelum masuk ke tikungan soalnya jalannya naik turun belok-belok dan banyak batu jadi sangat menguras tenaga dari motor dan pengendaranya. Karena kami sampai disana maghrib, penjaga pantai sudah tidak ada jadi kami langsung minta ijin untuk dirikan tenda sama penduduk setempat yang jualan disitu dan katanya “gak papa langsung aja, bebas mau dirikan tenda dimana asal jangan diatas aer”. Sayang sekali kami gak sempet dapet sunset soalnya sempet nyasar juga pas mau ke kondang meraknya.

Kami langsung mendirikan tenda dekat dengan pesisir pantai dan mulai menyalakan api unggung serta berbincang-bincang malam. Kalo kamu mau buang air kecil atau mandi bisa langsung ke warung dekat pantai dan ada yang buka sampai 24 jam, orangnya juga ramah suka ngasih makanan ke pengunjung khususnya yang bermalam disitu.

IMG_9029.JPG

     Besok panginya kami menikmati indahnya pantai kondang merak, sejuknya udara disana sambil berenang-renang kecil. Memang pantai kondang merak masih terlihat bersih dan indah, karena memang masih jarang orang berwisata disana. Tapi kami tidak sendirian ada beberapa tenda yang tersebar disekitar tenda kami berdiri, jadi ya suasana jadi enak tidak terlalu sepi dan ramai. Agak siangan mulai ada beberapa wisatawan yang berdatangan dan pukul 11 kami berempat memutuskan untuk melipat tenda dan mencari makan di sekitar pantai. Kami juga tidak lupa untuk membayar sewa mendirikan tenda ke petugas pantai disana sebesar kurang lebih 30rb total sama biaya masuknya. Setelah itu kami langsung berkemas dan kembali ke Surabaya tercinta. Oh iya jangan membuang sampah sembarangan disana, mari kita menjaga lingkungan yang bersih dimanapun kita berada karena bersih sebagian dari iman.

Iklan

One thought on “Bermalam di Pantai Kondang Merak”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s